ORANG Batak memang berwatak dan bersuara keras. Pengakuan ini ditegaskan artis Sophie Novita. Menurut Sophie ini terkait dengan sejarah keberadaan penduduk Batak. Dahulu kala, kata Sophie, rumah di kampungnya letaknya sangat berjauhan dan berada di atas bukit. Karena tidak ada alat pengeras suara, jadi ngomongnya harus kencang-kencang," kata Sophie yang bermarga Simanjuntak. Meski berpenampilan serba keras, namun menurut Sophie, orang Batak sangat menghargai kekerabatan dan persaudaraan. Sophie mencontohkan, jika saudara tuanya menyuruh maka adik-adiknya harus patuh mengikuti perintahnya. Artis berdarah Batak lainnya, Joy Destiny Tobing menilai watak dan penampilan khas seperti itu memang sudah menjadi kebudayaan. "Kalau orang Jawa biasanya kan lembut," kata jawara Indonesia Idol 2004 ini. Joy pun sepakat dengan pendapat Sophie bahwa kekerabatan di antara mereka sangat kuat. Ikatan emosional seperti itu, diakui Ronny Sianturi. Menurut mantan suami penyanyi Atiek CB ini, apabila ada yang datang merantau namun hidupnya telantar maka orang Batak yang ada di Jakarta dan satu marga dengannya akan segera mengumpulkan uang untuk membantu usahanya. "Rasa kekeluargaan seperti ini patut dicontoh oleh orang dari daerah-daerah lain," kata pria campuran Jawa-Batak ini. Selain watak dan suara yang keras, menurut Sophie orang Batak belum bisa dikatakan asli jika tidak bisa menyanyi. Joy Tobing adalah juara Indonesia Idol. Sedangkan Ronny adalah penyanyi yang terkenal lewat grup vokal Trio Libels.* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
KUALALUMPUR: Demi kelangsungan hidup, vokalis kumpulan Flybaits yang popular pada era 1980-an, Fredo sanggup mengetepikan status selebriti apabila memutuskan mencari rezeki dengan menyanyi di jalanan. Penyanyi berusia 72 tahun itu memberitahu, keputusan itu dibuat atas galakan isteri, Suzlynna Mustapha Azahari. Fredo atau namaPerkembangan industri musik tanah air kian pesat dan terus berkembang dari masa ke masa. Berbicara mengenai industri musik tentu tak lepas dari kontribusi dari para penyanyi tanah air. Termasuk para penyanyi legendaris yang sempat populer dan lagunya meledak di era tahun 80-an. Di antaranya adalah para penyanyi berdarah batak yang terkenal akan suara tingginya. Berikut ini merupakan para penyanyi legendaris berdarah batak yang populer dan mewarnai blantika industri musik tanah air. 1. Eddy Silitonga nama lengkap Charles Edison Silitonga ini lahir di Pematangsiantar, Sumatera Utara. Eddy merupakan penyanyi dengan suara tinggi yang mampu menyanyikan berbagai genre lagu. Ia sempat menjuarai lomba seriosa pada tahun 1967 dan juga mahir dalam menyanyikan lagu jenis lagu mulai dari lagu batak, lagu minang, hingga lagu rohani kerap ia bawakan. Puluhan lagu dan album pun menjadi karyanya yang abadi hingga kini. Termasuk lagu "Biarlah Sendiri" yang mengantarkannya pada puncak ketenaran pada tahun Victor Hutabarat yang memiliki darah seni dari sang ayah ini adalah salah satu penyanyi yang tenar di era 80-an. Baginya menyanyi adalah bagian dari hal yang sangat biasa di dalam tradisi keluarganya. Victor mampu membawakan banyak lagu tembang kenangan, lagu Batak, lagu pop yang pastinya laris di di Malaysia, Alusi Au, Sigulempong, OTano Batak dan Si Togol adalah beberapa lagu populer yang dinyanyikan olehnya. Ada yang pernah mendengar lagunya? Baca Juga 10 Artis Berdarah Minang yang Pesonanya Sukses Bikin Hati Berdesir 3. Diana Nasution satu diva legendaris Indonesia ini tak diragukan lagu kemampuan vokalnya yang sangat tinggi. Ia bahkan memiliki grup duet sendiri bersama sang kakak yang dinamakan 'Nasution Sisters'. Diana kemudian menikah dengan penyanyi berdarah Maluku, Minggus Tahitoe. Kemudian bakat bernyanyinya menurun pada sang anak yang juga dikenal sebagai penyanyi pop tanah air, Marcello Tahitoe atau lebih akrab disapa Christine Panjaitan Natalina Panjaitan yang akan genap berusia 60 tahun pada bulan Desember ini juga merupakan penyanyi populer era 80-an. Nama Christine Panjaitan adalah menjadi perbincangan hangat saat sukses menyanyikan lagu karya Rinto Harahap berjudul "Katakan Sejujurnya".Penyanyi yang juga sebagai istri dari dokter kandungan ini mulai mengurangi aktivitas di industri musik sejak ia menikah. Namun hobi dan bakat menyanyinya masih terasah hingga kini seperti yang sering dibagikannya melalui media Rinto Harahap Rinto Harahap pastinya sudah tak asing di telinga banyak orang. Penyanyi, pencipta lagu, dan produser ini merupakan orang dibalik kesuksesan banyak penyanyi terkenal tanah air. Sebut saja penyanyi seperti Nia Daniati, Betharia Sonata, Christine Panjaitan, Rita Butar-butar, dan juga Eddy terhitung berapa banyak karya yang dihasilkan, ia juga sempat mendirikan sebuah grup band The Mercy's di Medan. Bahkan sempat melakukan konser di dalam dan luar negeri. Meski sudah tiada, tetapi karyanya masih abadi hingga kini. Nah, itulah lima penyanyi legendaris berdarah Batak yang populer di era 80-an. Selain menenangkan, lagu-lagu mereka juga easy listening lho! Baca Juga 8 Grup Musisi Sumatra Utara yang Tak Asing Lagi bagi Masyarakat Batak IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.
AgnesMonica Muljoto (lahir di Jakarta, 1 Juli 1986; umur 29 tahun) atau lebih dikenal dengan Agnez Mo, adalah seorang penyanyi dan artis berkebangsaan Indonesia.Ia memulai kariernya di industri hiburan pada usia enam tahun sebagai seorang penyanyi cilik. Agnez telah merilis tiga album anak-anak yang berhasil mengantarkan namanya ke deretan penyanyi cilik populer di Mungkinbanyak penyanyi di dunia ini yang suaranya tergolong merdu akan tetapi suara merdu belum tentu suara bernada tinggi. Kali ini yok kita simak 10 penyanyi bersuara tinggi tarik nafas dulu sebelum membacanya, berikut urutannya. 10. Celine Dion 3 Oktaf Quote: . 74 102 355 185 124 142 228 41